Bulan Mei-Juni 2012
adalah masa-masa perjuanganku untuk menyelesaikan amanah dari orang tua, yaitu
kuliah. Bapak-Ibu mendesak untuk lulus karena perhitunganku janji lulus meleset
dua kali. Pertama, Wisuda Desember 2011 dan yang kedua adalah Maret 2012. Dan mau tak mau targetku kali ini untuk wisuda
bulan Juli 2012 harus terlaksana. Dilihat dari penelitian sebenarnya selesai
bulan January 2012 kemarin dan mengejar wisuda maret sebenarnya bisa. Tapi
rencana Allah berkata lain, Aku harus istirahat 2 minggu karena sakit gejala
tipes dan tensi saat itu hanya 80/60 yang sampe mengorbankan hobyku memakan
sambel selama 2 minggu itu juga. Ni’mat Allah…
Jeda ketika sudah
lama berusaha akan membuat fresh, tetapi jeda lama karena tidak melakukan
apa-apa, maka memulainya lagi akan berat.
Maret-April-Mei
mencoba mengembalikan semangat setelah sakit dan merapikan kembali data-data
penelitianku untuk menambah keyakinan bertemu dosen pembimbing. Yah tepatnya
tanggal 14 Mei 2012 kutemui dosen
pembimbingku dan beliau berkata:”Wah, udah lama sekali g’ bimbingan”. Aku pun
hanya tersenyum. Empat kali bimbingan
kemudian aku disuruh mendaftar ujian skripsi.Alhamdulillah…tepatnya tanggal 26
Mei 2012 aku mendaftar ujian skripsi. Disaat akan mendaftar skripsi pun aku
dibenturkan dengan agenda yang wajib kudatangi. Menunggu lama, Petugas TU-nya
baru ada jam 9 sedangkan agenda itu dimulai jam8. Yah, ujian kesabaran..karena
lama sekali menunggu kebetulan waktu itu kunci untuk masuk TU di bawa sama
petugas yang lain, jadi berkas-berkas kutitipkan saja ke beliau dan berjanji
bakda dzuhur akan balik lagi. Bakda dzuhur, setelah agenda selesai aku pun
menemui beliau untuk mendaftar ujian skripsi.
Menunggu seminggu,
akhirnya kabar ujianku datang juga dengan cerita yang unik. Yah, Kamis tanggal
..Mei 2012 setelah mengikuti KRPH di Mardhiyah, ku kirim sms ke adik tingkat
yang daftar ujian skripsinya di atasku. SMS pun dikirim:”gimana d’, jadwalnya
dah keluar belum??” dia pun menjawab:”Insya Allah saya hari Jum’at sore mb”. Aku
pun feeling bakalan hari sabtu ujian skripsinya, karena nomernya urutnya
selisih dua. Tidak lama kemudian, setelah selesai sholat Dhuha dapet sms
lagi:”Mb Dewi ujian skripsinya hari Sabtu jam 13.30”. dan aku
membalas:”Pengujinya siapa d’?. “Lupa Mb’ siapa pengujinya”. Dan setelah itu
setiap selesai sholat Aku layangkan do’a Robithoh dengan membayangkan semua
wajah dosen2ku…Dan feelingku berkata akan mendapat salah satu dosen penguji
seorang doctor lulusan S3 Perancis yang ahli dalam statistika, karena penelitianku
sebagian besar menggunakan rumus-rumus statistika.
Hari Kamis berlalu,
kemudian hari jum’at menunggu-nunggu kabar dari TU g’ ada karena sehari sebelum
ujian skripsi biasanya ditelpon petugas untuk diberi tahu jadwal dan dosen
pengujinya. Waktu itu hari jum’at mau
menemui petugas TU g’ jadi untuk memastikan jam ujian plus dosen penguji karena
menyelesaikan power point. Dan akhirnya hanya do’a yang selalu terucap agar
Allah memberikan kelancaran. Malam Jum’at dan malam sabtu pun tidur rasanya g’ nyenyak.
Kebangun terus dan didalam mimpi sedang sidang skripsi…Jum’at jam 16.00-20.00,
Aku pun masih meluangkan waktu les private. Sampe adik les-nya bilang:”G’
ngganggu mb’ dewi po??”. Aku pun menjawab:”Insya Allah g’ d’…udah disiapkan,
mohon do’anya aja”. Dan Aku pun yakin, JIKA
KITA MENOLONG ORANG, PASTI ALLAH AKAN MENOLONG KITA.
Hari Sabtu pagi Aku
mengirim sms ke temen2 untuk meminta do’a agar diberi kelancaran setelah
sebelumnya hari jum’at mengesms ibu,bapak, dan murobby2ku. Dan
kebanyakan balasan sms berbunyi:”Alhamdulillah,
akhirnya…”Gleg…ternyata selama ini kelulusanku ditunggu-tunggu kabarnya. Alhamdulillah,
masih banyak yang peduli terhadapku..hehe..
Setelah menyiapkan
semua keperluan untuk ujian pendadaran dan sholat dhuha, aku melangkah ke
kampus untuk menanyakan kejelasan ujian skripsiku. Sudah jalan Allah, waktu ke
TU petugasnya ternyata g’ ke kampus. Agak panic juga jadinya, dan akhirnya
kuputuskan untuk menelpon beliau. Beliau berkata iya dan meminta maaf karena
tidak mengabari ketika ku pastikan, dan ditanya:”Siap kan Mb’?. Aku hanya
tersenyum dan bilang Insya Allah…dan beliau pun mengesms dosen penguji
untukku…dan…salah satu dosen itu adalah yang membuktikan feelingku sebelumnya,
Dosen lulusan S3 Perancis dengan gelar DEA menjadi dosen pengujiku…
Setelah itu pun aku
terus menenangkan dan menyiapkan diri serta mengatur nafas agar stabil Adzan
dzuhur pun berkumandang. Aku segera mengambil air wudhu untuk sholat dan terus
berdo’a… Jam 12.15 aku sudah siap
dengan memakai baju putih, rok hitam, jilbab putih(warna pakaian yang biasa
untuk ujian skripsi). Sambil menunggu teman yang akan menemani aku terus
berdo’a dan latihan presentasi.
Jam 13.00 teman
yang kutunggu belum datang dan lumayan panic apalagi ada yang ngesms. “Mb’,
ujiannya dimana?tadi udah ditanyain bapaknya. Bapaknya naik mb’ dewi g’ ada.”.
Gludag!!!deg2an juga, masa dosennya udah nyampe duluan, padahal infonya jam
13.30. Akhirnya dengan jalan kaki kulangkahkan kaki ke kampus,karena aku tak
mau ditunggu dan langsung naik ke ruang sidang di lantai tiga. Dengan
ngos-ngosan dan panic kusiapkan semuanya. Kebetulan dosen belum nyampe’. Note
Book kubuka dan kusiapkan presentasinya. Waktu menyolokkan kabel sambungan ke
LCD kok g’ bisa2. Wah, semkin banyak keringat yang keluar. Akhirnya ada petugas
TU yang datang, da kumintai tolong, tp g’ bisa juga. Wah, pikiran udah
kemana2..
Dosen penguji pun
hadir dan bilang kalau ada satu kabel yang bengkok jadi g’ konek. Petugas TU
pun ke Simeru untuk mengganti kabelnya. Alhamdulillah, akhirnya bisa connect.
Jam 13.45 Ujian pun
dibuak dan dimulai dengan Presentasi 10 menit tentang hasil penelitianku.
Setelah itu giliran diuji bacaan Al Qur’an-nya. Tak tanggung-tanggung dan
berbeda dengan peserta ujian yang lainnya, aku disuruh hafalan Al Ghosiyah…Setelah
itu gentian dosen penguji mengkritisi skripsiku. Dasarnya dosen pembimbingku
Kyai Krapyak jadi kebanyakan kita malah membahas tentang asbabun nuzulul surat,
dan malah timbul ide dari para penguji :”LULUSAN
FKIP PENDIDIKAN MATEMATIKA HARUS HAFAL JUZ 30”…lumayan g’ tegang jadinya. Dosen
penguji pun membawa suasana seperti orang ngobrol biasa. Banyak masukan yag
diberikan dibandingkan pertanyaan. Alhamdulillah…Eits lupa aku ditemani para
akhwat yang berjilbab besar semua sampe dibilang:”Ini Anak buahnya Ustadz
****** ya,,,?salam ya…ada satu dosen pun bilang:”oh ikut ini berarti.??”.(menyebutkan
salah satu merk). Gleg…menelan ludah sambil senyum, dan untuk mencairkan
suasana karena kebetulan disitu ada anak kos dari ustadz tersebut, langsung tak
bilang:”Itu Pa’ anak kosnya”..hehe jual nama temen… Dan selama diberikan
pertanyaan pun dosen sambil guyonan. Dosen pembimbngku yang terkenal suka
membantai anak bimbingannya sendiri saat
ujian, Alhamdulillah denganku beliau berusaha membantu menjawab”…
Sejam berlalu,
sekitar pukul 14.45 aku dan teman2 disuruh keluar untuk menunggu hasil ujianku.
Sekitar jam 15.00 aku disuruh masuk dan ditanya:”Bagimana menurut saudara hasil
dari ujian tadi?”. Aku pun menjawab sambil tersenyum:”Kalau menjawab pertanyaan
Insya Allah 60%, tapi kalau melihat teks skripsi masih kurang Pa’… Beliau
bertanya lagi:”jadi anda tidak puas?”.”ya Pa’ saya belum puas”.” Mau mengulang
lagi?”.”hehe ya g’ lah Pa’ kalau itu”.”terus menurut saudara, saudara lulus
atau tidak”. Dan dengan mantap aku pun menjawab:”Insya Allah lulus dengan revisi”.
Dosen pun berkata lagi:”ya, berdasarkan hasil penilaian para penguji, Anda
lulus dengan revisi.”Alhamdulillah…”kataku dalam hati. Para dosen pun
berpesan:”Sms orang tua anda kalau anda sudah lulus dan ada bersyukur di hari
yang penuh berkah ini. Titip salam buat orang tua anda”…Alhamdulillah akhirnya
12 Rajab 1433 Hiriah bertepatan dengan 2 Juni 2012 aku lulus.
Alhamdulillahirobbil ‘alamin…
Setelah itu aku pun
sholat Ashar dan sujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah hari itu. tak
lupa juga mengesms ibu-bapak memberitahukan kalau sudah lulus dan menyampaikan
salam dari para dosen. Dan jawaban bapak:”Alhamdulillah, sudah sujud syukur
belum?”. Beda lagi dengan ibu menjawab:”Alhamdulillah, terus dewi mau
balik??”Gleg!!!dan akhirnya pun aku menjawab:”Dewi masih banyak yang diurus
Bu’, revisi, daftar yudhisium dll”. Aku kurang tau yang dimaksudkan ibu apakah balik
ke rumah selamanya atau setelah ujian itu.
Seminggu berikutnya
aku disibukkan dengan revisi dan mencari buku referensi yang diminta dosen
disambi dengan menjadi admin di DM 2 AKMMI Bantul. Efeknya pun tidak bagus
untuk jadi admin, administrasi g’ rapi akhirnya. Jadwal untuk ketemu dosen pun
tertunda karena buku yang dicari belum ketemu. Rencana hari jum’at tanggal 8
Juni mau ketemu dosen, tapi pagi2 ibu telpon butuh peralatan buat rias pengatin
hari sabtu. Yah, mau tak mau aku pun harus mencarinya dan mengantarkannya
pulang juga jum’at sore. Sabtu pagi jam 5.30 rencana balik ke yogya karena jam8
ada agenda. Tapi apa mau dikata, ketinggalan kereta dan akhirnya naik bus
nyampe’ yogya jam 09.00. Karena ingin segera nyampe yogya sampe salah bus
jurusan Semarang. Untung belum keluar kota jadi bisa turun. hehe
Bakda Dzuhur mau
ketemu dosen tapi beliau mengajar dan akhirnya ngeprint dulu smabil tak tinggal
ke agenda lainnya. Harapannya ketika agendaku usai hard file jadi dan aku bisa
menemui dosen. Tapi ternyata Allah belum berkehendak, saat kembali ke tempat
ngeprint, fileku ternyata belum di print semua dan kuputuskan untuk ketemu
dosen hari senin.
Senin tiba akupun
berangkat ke kampus dengan gembira dan penuh pengharapan agar hari itu bisa di
ACC oleh semua dosen. Ya, perjuangan tak semudah itu… Pertama kudatangi dosen
pembimbing, beliau cek apa yang menjadi masukan waktu pendadaran dan sudah
lengkap, tapi ada satu tabel yang tidak satu halaman alias terpisah, akhirnya
beliau belum mau menandatangi. Perjuangan dilanjutkan ke dosen penguji kedua,
beliau cek masih ada yag kurang tp beliau mau menandatangani dan percaya
bakalan diperbaiki karena memang mengejar yudhisium 14 juni. Alhamdulillah,,,
Lanjut kedosen penguji pertama…Hmm…PRnya ada empat yang harus diperbaiki. Dosen
penguji pertama inilah yang menohok, agak sensi mungkin karena udah membimbing
banyak orang pada hari it. Aku tanya ke beliau:”Bapak ada di kampus jam
berapa?”. Beliau menjawab:”Saya di kampus sampai sore, belum tentu kamu bisa
menyelesaikan hari ini”. Mak jleb-jleb kena banget, tapi tak apalah itung-itung
sport jantung. Aku memutuskan untuk pulang memperbaiki, dan yang bisa
kuperbaiki masukan dosen pembimbing, Alhamdulillah dapet tanda tangan….tinggal
hari esok menemui dosen penguji pertama dan dekan.
Selasa 12 Juni 2012
adalah hari terakhir pengumpulan berkas yudhisium untuk wisuda bulan juli. Mau
tidak mau aku harus berusaha sekuat tenaga untuk mengejar semuanya. Aku tidak
mau mengecewakan ibu-bapak. Senin malam pun ibu sudah sms kalau bahan baju
untuk wisuda udah dibeliin, tinggal dijahit seperti apa. Itu yang menjadi
tantanganku…kalau sampe tidak wisuda juli akan menangis darah karena udah
mengecewakan ibu bapak kesekian kalinya.
Akhirnya Selasa itu
aku persiapkan semua dan kutemui penguji pertama. Alhamdulillah, karunia Allah
beliau mau menandatangani meskipun masih ada yang kurang dan beliau percaya
padaku akan diperbaiki…ALhamdulillah dpt “KEPERCAYAAN”.
Semua dosen sudah tanda tangan tinggal dekan. Alhamdulillah jalan Allah, Bapak Dekan
lg ada di kampus 3 dan akhirnya dapat tanda tangan. Setelah itu menyiapkan
berkas-berkas untuk mengajukan bebas administrasi ke BAA.
Jam menunjukkan
pukul 11.10 dan aku harus berpacu dengan waktu. Mau ngedit sedikit skripsi,
flashnya mash dipinjam. Dan kuminta flash itu di tempat temenku..Eh, dicari
flashnya g’ ada. Semakin panic padahal hari itu terakhir. Dicari-cari ternyata terselip
di tasnya. Ahamdulillah… Setelah ngeprint editan akupun meneruskan perjalananku
untuk menjilid skripsi. Adzan Dzuhur sudah tiba dan kuputuskan untuk sholat
dahulu. Sekitar jam 12.30 aku teruskan perjalananku mencari tempat jilid yang
cepat. Muter-muter g’ ada yang berani. Alhamdulillah dapet di glagah sari.
Sambil menunggu menjilid, aku pergi ke toko buku untuk membeli buku yang akan
diwakafkan ke prodi. Karena penggila buku, jadi g’ terasa sudah jam 13.45
padahal kayaknya baru masuk. Akhirnya kuputuskan membeli salah satu buku dan
melajukan kuda besi dengan keceptan tinggi. Ya, tentu saja dibarengi Dzikrul
Maut…
Saat tiba di tempat
penjilidan, skripsiku sudah selesai dijilid dan waktu itu tepat pukul 14.00.
Wadoh.. berarti sudah telat, untungnya bertemu dengan kakak tingkat da beliau
bilang esoknya masih bisa ngumpulin kok ke TU. Alhamdulillah, tapi masih kurang
yakin akhirnya menelpon bapak TU, tp g’ diangkat…Di sms g’ di bales. Akhirnya
memutuskan langsung ke perpus aja dech… Setelah selesai urusan di perpus
kuayunkan langkahku ke TU, malang saat itu TU udah tutup… sedikit gontai aku
berjalan pulang… sampai di kos melihat HP dan ada satu sms masuk:”Maaf Mb’ saya
sudah pulang, besok lagi ya..”. Cess…bagai embun menetes di pagi hari (lebay
ya…:D) Alhamdulillah besok masih bisa dikumpulkan. Terima kasih bapak…
Hari berikutnya
kukumpulkan berkas-berkas yudhisium… Dan seperti biasa dengan ramahnya bapaknya
menerima berkas-berkas itu sambil berkata:”Oh, ini mbak yang pendadaran g’ saya
kasih tau ya??sukses kan?maaf ya mb’ waktu itu saya tanyakan ke temen-temennya
g’ ada yang dong..”. hehe iya P’…g’ papa..alhamdulillah lancar.”Lega rasanya
berkas Yudhisium sudah masuk, tinggal menunggu pengumuman.
Tanggal 14 Juni
2012 adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu sekaligus hari bersejarah.
Alhamdulillah…Dengan mengucap syukur kepada Allah akhirnya “AKU LULUS”.
Teringat saat bareng temen2 seperjuangan sering kulontarkan:”KAPAN AKU
LULUS??”. Alhamdulillah sekarang aku bisa menjawab, tanggal 14 Juni 2012 Aku sudah
Lulus dengan lama kuliah 4 tahun 9 bulan 15 hari… dan janjiku pada ibu-bapak untuk wisuda 14 Juli terpenuhi…..Happy Ending…
Perjalanan hidup
masih panjang setelah ini, LULUS adalah start untuk kehidupan yang sesungguhnya.
Kata temenku:”Welcome to the real world!!!”. Like that lah poko’e…
Alhamdulillah untuk step ini, Bismillah untuk step selanjutnya..
Thank’s To:Allah
SWT (maka nikmat-Mu manakah yag kan kudustakan?), Rasulullah, Bapak-Ibu (yang
sudah lama menunggu anak pertamanya lulus),adik2Q, para sang Murobby/sang Guru,
ikhwah fillah, sahabat2ku,aktivis dakwah kampus UAD dan semua pihak yang sudah membantu apapun bentuknya...
Tulisan ini bukan
untuk riya’ atau apapun, tulisan ini adalah rasa syukur dan kegembiraan hati
yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata secara langsung. bagi yang belum lulus
dan sedang menyusun step kelulusan semoga termotivasi.. Lulus akan
menyelesaikan satu masalah sebelum timbul masalah-masalah selanjutnya..
Pertolongan Allah terlalu dekat untuk kita sia-siakan tanpa usaha maksimal dari
diri kita. MAN JADDA wa JADA!!
@Ruang Pena
Yogyakarta,
12-20 Juni 2012